Betul, Semua memang harus ada pertanggungjawabannya mas … Justru dari situ kita bisa menakar diri kita, karena kartunis yang baik itu bisa masuk disegala lini. Lucu tidak sepihak … universal
Ah, kartun nabi.
Satu bikin sensasi, satunya lagi gampang emosi. Emosi kok yang dibakar print-outnya kartun nabi. Komentar komenter sana sini cuma bikin panas suasana, lha malah kayak kartun hidup semua.
hahaha, benar2 naik daun gambar kartunnya. Saya pernah gambar buaya darat. Gambarnya buaya yang ada di darat. Hahaha…
Salam kreatif!!
mampir ke blog saya mas
bang…ke medan kok nggak mampir nih….:)
betul mas…perang dan perselisihan juga bisa muncul karena kartun yang tidak bertanggungjawab…
salam kenal mas…nice blog.
untung saya ndak bisa menggambar manual. bisanya memvektorkan alias tracing wajah asli. kalo wajah nabi Muhammad khan nggak ndak ada di dunia ini, makanya mana mungkin aku bisa menggambarnya? heheh.. aman.. aman…
@Erick S
Setuju rick dengan semboyan itu..
Berarti berlaku juga donk ‘kartunmu harimaumu’..hehe..
@SukArtOen
Boleh juga tuh mas..lucu tidak sepihak, yang satu merasa lucu yang lain naik darah..kan repot.
@Ratno Waris
Jadi inget lagunya God Bless, dunia panggung sandiwara..
@Ekofazra
Waaah bener ko..lupa aku, buru2 sih kemarin itu, cuma 3 hari di Medan..iya ya..padahal hari minggunya sempat keliling2 cari oleh2..
@geRrilyawan
Kebayang ya..Perang Dunia ke-3 gara2 kartun..halah..
@ndop
Saya juga untung kalo gitu..untung saya cuma bisanya ngartun nggak bisa karikatur..hehehe..
@Antown
Salam kreatif juga mas…
Saya sering berkunjung koq tapi pake mode ‘senyap’, tak beruluk salam…:)
…lha iya to, daripada emosi cuma mbakari print-out gambar kartun nabi, lha mbok gantian nggambar kartun si pembuat katun nabi itu dengan adegan yang membuat si penggambar kartun nabi tadi marah hebat. Lha wong sama-sama ndak tau wajah dan bentuknya kayak apa. Lama-lama kan kartunis tambah banyak, lha apa ndak meriah coba.
wahh bikin sesuatu yang bermanfaat ajahh
jangan bikin yang aneh2..
^_^
December 4, 2008 at 14:22:37
seperti semboyan “mulutmu harimaumu”, harus dijaga baik-baik.
Btw buku sedang dlm pengerjaan he he he ditunggu saja dan doakan lancar.